Kamis, 27 Maret 2014

My Reunion

Sabtu, 22 Maret 2014orit aktiF

Setelah lama tidak menghadiri reuni karena beberapa alasan yang tidak bisa ditolerir, akhirnya saya bisa juga menghadiri reuni Fakultas. Senang rasanya bertemu dengan dosen, teman, senior dan yunior. Bercanda seperti masa lalu. Meski ada rasa sedih juga karena teman-teman dan sahabat masa lalu tidak hadir semua. Jarak begitu panjang membentang, kesibukan dan ada beberapa yang telah Berpulang :( serta ada yang malah tidak tahu *nah loh! Colek panitia.
Suasana nostalgik begitu kental sampai menunya juga menu khas sebuah kantin sederhana di FIS UH yang terkenal dengan nama Bamboo House. Menu Bamboo House adalah Ubi Goreng, Pisang Goreng, Sarabba dan Kopi. Ubi dan pisang goreng adalah pantangan bagi lambungku tapi entah kenapa saya tetap menikmatinya sambil menekankan dalam pikiranku 'it's all Ok' dan Alhamdulillah benar-benar tidak ada masalah selain rasa mulas sedikit.
Bambbo House adalah kantin favorit  para aktiFIS selain murah, suasananya juga familiar sangat berbeda dengan kantin Jasa Boga yang hadir kemudian. Sayang saya tidak sempat ke Bamboo House karena mengikuti alur teman-teman yang hahahhihi atau berfoto bersama.
       

Jumat, 21 Maret 2014

MANGGUTMANGGUT

Artis ini kelihatan anggun dalam balutan jilbab ketika menikah dengan salah satu keluarga pejuang islam di Sulawesi, tentunya suatu perjuangan dan pengabdian tertinggi ketika seorang pedangdut membentengi diri dengan hijab dan pelan-pelan membatasi kehadirannya di dunia entertainment.
Namun ujian selalu datang, ujian yang sering kita tidak sadari bahwa itu adalah ujian buat keimanan kita. Ketika suaminya terjerat kasus suap, diiringi kenyataan yang tentunya menyayat sisi fitrah kewanitaan karena dibalik kasus itu tersembel beberapa wanita, maka meski memilih setia kepada suami entah sampai kapan, pedangdut ini menghinakan diri demi kesenangan duniawi, membuka hijab lalu bermake up glamour dengan pakaian yang memamerkan pahanya seperti makanan kesukaan Ipin Upin.
Dan saya yang juga bukan alim ulama hanya bisa manggut - manggut.
Makassar, 19 Maret'14

Kamis, 20 Maret 2014

ANAKKU GURUKU



Meski sudah nyaris tiga tahun berkecimpung di dunia menulis, bagaikan kura - kura yang berlomba dengan kelinci, saya belum membuat blog, padahal banyak teman yang telah asyik ngeblog. Sebagai emak-emak yang lama tidak bergaul dengan dunia internet tentunya saya agak kesulitan membuat blog meskipun berusaha mengikuti petunjuk yang terpampang di monitor. Ah beremail saja baru empat tahun saya lakoni. *Tutup muka pakai wajan :)
Sore ini Sitengah yang sejak SMP sudah ngeblog mengajariku nge-blog, saya bukan ibu yang jaim, mengakui ketidaktahuan pada anak itu terasa asyik juga dan ... Taraaa! Alhamdulillah blogku hadir juga akhirnya. Semoga bermanfaat buatku dan para pembacanya. Terima kasih Dyikri Fajriah Shaleh, anakku ... guru blogku :)